Merancang slide memerlukan ilmu desain dan estetika (kesesuaian). Semua orang bisa melakukan termasuk anda walaupun bukan seorang desainer. Bagaimana menentukan desain slide itu bagus atau buruk sesungguhnya mata kita bisa menilainya sendiri.

Di bawah ini beberapa tuntunan atau kaidah dasar desain komunikasi visual sebagaimana dikutip dari buku Non Designer’s Design Book karya Robin Williams:

  1. Kedekatan atau Proximity

Hukum kedekatan memyatakan segala sesuatu yang saling berdekatan akan dianggap suatu gestalt (kebulatan) atau kelompok. Contoh sederhana, dalam sebuah desain harus mempunyai elemen-elemen yang satu sama lain punya kedekatan dalam bentuk, tekstur maupun warna. Maka saat elemen itu dikumpulkan, akan terjadi kesatuan dalam rumpun.

Foto-foto dibawah ini contoh kedekatan dalam tema slide yaitu kelautan. Anda bisa membuat sendiri dengan tema lain.

wisataku

biota laut

  1. Keseimbangan atau Alignment

Dalam prinsip keseimbangan dinyatakan bahwa tak ada yang ditempatkan pada suatu halaman dengan sembarangan tanpa pertimbangan estetis. Semua pasti berhubungan satu sama lain. Jika anda menempatkan sesuatu, entah image, teks, shape pada slide maka akan berdampak pada saat mata audiens menangkapnya sebagai urutan informasi serta dicerna otak. Walaupun anda menempatkan secara terpisah, pasti seolah-olah ada benang merah yang menghubungkan antar objek tersebut.

tansy-61571_1920

Walaupun bunga tumbuh tak beraturan namun seimbang

  1. Pengulangan atau Repetition

Pada prinsipnya pengulangan akan membentuk irama, walaupun bentuk sama namun warnanya berbeda-beda. Contohnya bentuk lingkaran dengan ukuran yang berbeda-beda disertai warna-warni akan menimbulkan kesan imut-imut karena bentuk lingkaran yang bulat sempurna. Penerapan pada slide bisa berupa keserupaan jenis font, warna, objek, bentuk, dan lain-lain pada setiap slide. Ini dibutuhkan agar slide kita tidak keluar dari identitas, tema dan pakem.

seamless-pattern-1086662_1920

chrome-103695_1920

Repetisi bunga dan bola

  1. Kontras atau Contrast

Penggunaan dua elemen atau lebih yang berdampak pada visual berbeda. Hal ini bisa diterapkan pada slide seperti terang-gelap, tebal-tipis, pria-wanita, kembang-kempis, keras-lunak, kasar-halus. Bisa juga diterapkan pada tipe huruf seperti paduan huruf klasik dengan modern, balok dengan kaligrafi, dan lain-lain. Diharapkan dengan kontras maka pandangan mata audience bisa terfokus pada alur informasi kita.

peas-580333_1920seagull-517091_1920

Kontras warna

kontras font

Kontras font